Valentine day by Shafa & Nasywaa
Untuk teman teman semua, para penerus generasi
Besok, tanggal 14 februari tidak asing didengar telinga kita sebagai hari cinta atau valentine day. Hari yang identik dengan coklat dan warna – warna pink, yang biasa dirayakan oleh para remaja. Saling memberi coklat , menyatakan cinta kepada yang disuka, dinner romantis, menyewa kamar hotel sampai akhirnya hilanglah keperawanan yang harusnya dijaga dengan baik.
Apakah kalian sadar? Bahwa perayaan ini adalah budaya asing yang mempengaruhi remaja – remaja saat ini. Mereka bertujuan untuk menjadikan para remaja tidak terarah atau keliru memilih jalan hidupnya. Dengan adanya perayaan ini banyak tragedi yang muncul sehingga menghasilkan banyak korban. Beberapa tragedi yang terjadi diantaranya adalah pacaran, berzina, hamil diluar nikah, aborsi, depresi hingga akhirnya bunuh diri. Banyak kerugian yang didapat dari perayaan ini, seperti harga diri seorang perempuan yang seharusnya dijaga dengan baik malah dilecehkan bahkan dengan kerelaannya sendiri. Kaum laki – laki yang rela mengeluarkan banyak materi hanya sekedar menyenangkan pasangan yang belum jelas baginya. Walaupun sama – sama rugi namun, perempuan lah yang menanggung lebih banyak kerugiannya, Harga dirinya yang tidak bisa dikembalikan lagi.
Didalam islam hukum asal laki – laki dan perempuan adalah terpisah. Hanya boleh berinteraksi dalam 3 hal : kesehatan, jual beli, dan pendidikan. Tragedi – tragedi tersebut terjadi karna para remaja tidak menghiraukan aturan – aturan yang Allah sediakan bagi hambaNya. Perayaan ini sangat bertentangan dengan agama islam. Allah melarang mendekati zina mereka malah pacaran bahkan hingga berzina.
Sebagai remaja muslim, tanggal 14 februari seharusnya menjadi tanggal yang biasa saja seperti tanggal – tanggal yang lainnya. Karena kasih sayang tidak harus pada hari tertentu saja. Setiap hari kita juga harus berkasih sayang. Tapi perhatikan juga, siapa yang kita beri kasih sayang tersebut. Jangan jauh – jauh pada hal yang belum tentu deh. Lihat di dekat kita, apakah kita sudah memberi kasih sayang terhadap mereka? seperti ibu, ayah, adik ataupun kakak kita karna mereka adalah prioritas kita.
Jadi sudah seharusnya kita sebagai remaja muslim berpegang teguh pada ajaran islam sehingga kita tidak terbawa oleh arus budaya yang keliru. Ayo kita cegah hal – hal yang telah terjadi agar tidak terjadi lagi.
Shafa & Nasywaa